sumber kontan.com
Berdasarkan data ekonomi
terbaru dan laporan perusahaan yang cenderung kearah baik, maka mendorong para
investor di Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik. DJIA menguat 0,91
% atau naik 224,44 poin yang berakhir di 24.924,89 poin. Bukan hanya DJIA saja
yang mengalami kenikan, indeks S&P 500 turut terdorong 0,87% hingga menjadi
7.823,92 poin.
Meski lima hari beruntun IHSG menguat, hari ini akan
terindikasi menguat juga. Mengingat pasar saham di New York menguat yang
didukung data pengangguran AS yang cukup menurut. Terdapat kekhawatiran
mengenai Rupiah yang tergerus oleh Dollar hingga ke level 14.000 perdolar. Jatuhnya
harga rupiah membuat beberapa kebutuhan pokok yang terindikasi impor mulai
merangkak naik.
Kebutuhan pangan saat ini saja sudah menunjukkan peningkatan
hingga 3% di setiap daerah.
Harapan menguatnya IHSG hari ini terdorong oleh
perusahaan yang melakukan IPO baru-baru ini. Meskipun tidak memiliki efek
secara besar namun patut diuji untuk menarik investor asing bahwa saham IPO
akan kembali menyentuh harga tertingginya. Tercatat kemarin terdapat tiga
emiten yang IPO antara lain; NUSA, MRGO, NFCX.
