Sumber : Investasi.Kontan.co.id
Membaiknya harga
batubara yang didasari atas tingginya permintaan ekspor di negara diluar Indonesia.
Hal ini mendorong beberapa pemberitaan yang menaruh harapan bahwa penjualan
alat berat khususnya diindonesia meningkat. Padahal bukan hanya batubara saja
yang menjadi patokan untuk peningkatan penjualan alat berat. Seperti yang kita
tahu sebelumnya, bahwa kebijakan –kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong
percepatan pembangunan infrastruktur membuat kebutuhan alat berat cukup tinggi.
Lihat saja beberapa
saham penjual alat berat yang berharga mini, namun sekarang mulai menunjukkan
bahwa saham tersebut layak dikoleksi. Lihat saja harga saham INTA yang terus
menanjak berdasarkan analisis teknikal. Saham ini layak dikoleksi meskipun
berpotensi bearis di masa penyelenggaraan ASEAN Games. Selain itu ada juga
saham KOBX yang berpotensi sama seperti saham INTA. Saham kecil seperti ini
perpotensi terbang untuk 1(satu) bulan ke depan. Hal ini mengacu keadaan dan
kondisi diindonesia.
Batubara hanya
memberikan efek sesaat, bahkan saat harganya mulai turun di musim panas nanti
membuat penjualan alat berat lesu. Namun jika kebijakan pembangunan infrastruktur
diindonesia tetap berjalan meskipun saat tahun politik. Bukan tidak mungkin
saham-saham dengan harga minim dalam
penjualan alat berat dapat terangkat.
