sumber gambar : Reuters
Sejalan dengan
pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak diatas 9.000 – 9.600, rupiah diprediksi menguat dalam pekan-pekan ini. Diawal pekan valuasi rupiah
terangkat 0,16% ke level Rp 13.476 per dollar Amerika Serikat (AS). Seiring dengan
beberapa mata uang Negara-negara diasia yang menguat.
Hal ini diperkuat pernyataan
dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang mengatakan akan membatasi penggunaan
dollar dalam pembelanjaan luar negeri. Pernyataan ini keluar guna untuk
menguatkan nilai rupiah terhadap dollar. Dimana selama ini dollar sebagai mata
uang pembelanjaan diluar negeri yang diakui nilainya.
Selain itu pendapat
para pengamat ekonomi yang mengatakan saat ini kondisi ekonomi diindonesia yang
dikatakan sudah membaik dan akan terus membaik. Mengingat pertumbuhan
perekonomian yang terus digenjot oleh presiden RI. Infrastruktur dan
pembangunan property terus dikembangkan guna membantu pertumbuhan ekonomi
kearah yang lebih baik lagi.
