Sumber : bisnis.com
Setiap hari
penjualan saham, pasti bermunculan berita dari perusahaan Sekuritas yang
merekomendasikan produk saham yang dibeli. Setiap hari berita ini pasti
berbeda-beda karena hanya mempunyai jangka waktu yang sangat pendek 1 sampai 2
hari. Pergerakan saham suatu perusahaan tidak dapat diprediksi akan naik atau
turun. Kecuali kita melihat pergerakannya pada setiap saat. Tentu ini tidak
mungkin kita lakukan, karena saham merupakan investasi yang menghasilkan tidak
terlalu banyak dalam waktu 1 hari. Saham merupakan penghasilan tambahan atau
tempat untuk menyimpan uang agar tidak terkuras oleh inflasi. Namun apa jadinya
jika kedua yang saya sebutkan tadi malah membuat kita merugi akibat terjadinya Capital
LOSS(selisih nilai jual dan beli).
Beberapa keahlian ini wajib
kita miliki untuk menganalisa rekomendasi saham.oleh perusahaan sekritas
1. Lakukan pengecekan
dengan menggunakan diagram(Analisis Teknikal)
Pengecekan
menggunakan diagram ini penting. Ketika kita mendapatkan rekomendasi dari
beberapa perusahaan sekuritas, kita wajib melihat satu-persatu perusahaan yang direkomendasikan
dengan diagram batang penjualan dari sebulan yang lalu. Hal itu akan meyakinkan
kita jika pilihan oleh perusahaan terkoreksi dan layak beli. Meskipun melalui
hitung-hitung dan analisi melalui berita, tapi cobalah untuk melihat kebelakang.
2.
Amati pergerakan saham selama 30 menit saat jam pembukaan pertama(09:00 WIB)
Meski pergerakan
saham hanya sementara dan akan berubah pada jam berikutnya, namun ini
memberikan kita pelajaran. Saham yang buy-nya paling banyak pada jam tersebut
akan membuat pergerkannya cepat naik atau turun. Ini akan menggambarkan kita
untuk penentuan harga yang tepat,untuk melakukan pembelian.
3.
Membaca berita tentang saham yang direkomendasikan
Meski hanya
sebagai faktor x dalam pembelian, namun ini menjadi alasan kuat untu
diterapkan. Berita yang menggambarkan perusahaan untung atau sebaliknya, akan
berpengaruh pada harga dan pergerakannya. Tapi jika hanya berita yang bersifat
politik, biasanya hanya melemah sementara dan akan kembali menguat pada
hari-hari berikutnya.
4. Faktor wait and see
Ini adalah
yang nomor satu didahulukan, jangan asal menjeplak harga yang sudah ada karena
dengan melihat perkembangan kita akan tau kearah mana pergerakan ini. Terlalu banyak
yang dilahat akan membuat buruan kita lepas. Usahakan untuk beberapa saham saja
dalam tenpo waktu satu minggu. Pergerakan naik dan turun akan terlihat,
walaupun dengan hanya analisa sebentar.
5.
Jangan terlalu banyak informasi rekomendasi saham
Terlalu banyak
informasi tentang rekomendasi membuat kita pusing untuk menentukan mana yang
harus dibeli. Usahakan sedikit saja, karena pergerakan saham selalu
berubah-ubah dalam waktu satu minggu.
