Dongkrak bagi saham PORT dan ARMY



Ilustrasi pergerakan harga saham IHSG yang mengalami penurunan akibat banyaknya saham yang mengalami pergerakan turun 


Pergerakan saham yang lambat dan turun dari hari-kehari membuat banyak investor mengalami kerugian. Kususnya bagi pembeli yang membeli saham dengan kode emiten PORT dan ARMY. Hingga penutupan hari ini tanggal 5 agustus 2017, saham PORT berada dilevel 414 sedangkan untuk saham ARMY 344. Kurangnya keseriusan perusahaan dalam meningkatkan kinerja perusahaan menjadi alasan yang mendasar atas menurunya harga kedua emiten tersebut dari harga tertinggi yang telah dicapai sebelumnya.

Saham PORT yang merupakan perusahaan bergerak dijasa pelabuhan sempat mengalami kenaikan di angka 625, namun perlahan tapi pasti mengalami penurunan hingga harga saat ini mencapai 414. Sempat terdapat kasus yang membelit perusahaan Pelabuhan Indonesia namun saham PORT tetap tidak terdongkrak diatas kenaikan sebelumnya. Kini para investor harus gigit jari dengan harga yang terjadi saat ini. Jika sudah membeli dengan harga tinggi maka alangkah baiknya jika ditahan hingga harga kembali naik keharga normal. Harapan para semua investor kinerja dari perusahaan diperbaiki agar dapat mendongkrak harga saham perusahaan.

Untuk saham ARMY yang bergerak dibidang jasa pembangunan real estate dan properti juga mengalami penurunan. Daya beli properti yang melemah saat ini menjadi alasan tepat yang terjadi pada penurunan harga saham tersebut. Meskipun ekonomi negara dibilang baik dan mendapatkan kenaikan predikat dari S&P untuk berinvestasi, namun tetap saja masyarakatlah yang menentukan daya beli terhadap properti. Saran yang terbaik untuk perusahaan adalah agar cepat membangun dan menjual properti yang dimiliki kepada masyarakat. Karena jika masih lamban pergerakan pembelian properti bisa jadi harga saham makin turun hingga level gocapan.