Pergerakan IHSG besok(Senin tgl 22/05/2017) terindikasi naik




Gambar Via finansial Bisnis http://finansial.bisnis.com/read/20170519/9/655341/indonesia-akhirnya-diganjar-rating-investment-grade-oleh-sp

Jika beberapa hari saat vonis Ahok dalam kasus penistaan agama pergerakan IHSG perlahan turun, namun saat ini mulai kembali menunjukkan peningkatan. Saat penutupan perdagangan hari ju’mat tanggal 19 mei 2017 lalu, IHSG ditutup diangka 5.791 atau menguat sebesar 2,59% pada penutupan perdagangan hari kamis.

Meski rekor baru sudah dipecahkan, kemungkinan besok kembali mencetak sejarah baru. Bagaimana tidak, indonesia meraih predikat Investment Grade atau layak investasi dari Lembaga pemeringkat utang internasinal Standard and Poor's (S&P). Selain itu juga pemerintah indonesia mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) oleh BPK-RI. Dua catatan prestasi terbaik ini, tentu mampu menambah geliat para investor yang ingin menanamkan modalnya diindonesia, khususnya dipasar modal.

Kenaikan peringkat yang diberikan oleh S&P ini merupakan yang tertinggi untuk pertama kalinya sejak krisis ekonomi tahun 1998. Jika pada sebelumnya indonesia mendapatkan rating BB+ atau positif bagi Indonesia pada Mei 2015. Namun kali ini peredikat Investmant Grade menjadi titik tertinggi dan sekaligus membuat Mentri keuangan dan jajarannya bangga.

Bukan hanya itu saja yang menjadi kebanggan, predikat WTP oleh BPK-RI menambah daftar predikat yang diterima kemenkeu pada bulan ini. merupakan kebanggan tersendiri bagi pemerintah indonesia yang menyusun neraca dan menyusun laporan keuangan pemerintah pusat dari cash basis menuju sistem accrual. Dalam tulisan tangan yang dibuat Sri Mulyani selaku Mentri Keuangan menuliskan dengan adanya penghargaan ini: 

“Mari kita gunakan capaian ini untuk terus menjaga, mengelola, membangun dan mempertanggungjawabkan keuangan negara secara makin baik.

Dengan adanya dorongan kedua predikat tersebut diharapkan mampu mendongkrak perekonomian negara kita saat ini. Saat ini saja pergerakan rupiah terhadap dolar perlahan tapi pasti mengalami penurunan yang signifikan, meski terkadang mengalami kenaikan. Jika pada tanggal 19 mei 2017, nilai rupiah tercatat turun di angka Rp 13.354. 

kewaspadaan dengan pergerakan mata uang tentu membuat kalangan investor pasar modal kuatir berdampat terhadap harga saham dipasar modal. Meski IHSG mengalami kenaikan dan nilai rupiah terhadap dollar mengalami penurunan, namun berdampak pada fundamental perekonomian di indonesia. Dengan adanya kedua penghargaan ini, Harapan untuk ekonomi indonesia menjadi lebih baik tentu ditunggu oleh semua pihak.